CEO LAZ FORUM PENGUATAN REGULASI DAN KOLABORASI
JAKARTA. Forum Zakat (FOZ) menggelar agenda nasional tahunan berupa CEO LAZ Forum dengan tema Menuju Arsitektur Baru Gerakan Zakat Indonesia bertempat di Jakarta, Rabu dan Kamis (23-24/10) di Jakarta. Kegiatan diikuti oleh 90 pimpinan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dari 135 LAZ yang ada di Indonesia bertujuan untuk menampung aspirasi dari pimpinan LAZ atas jalannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan agenda kolaborasi antar anggota FOZ.
Bambang Suherman selaku Ketua FOZ mengatakan “Tim Ahli disiapkan untuk menyusun berdasarkan serapan dari masyarakat untuk memperkuat. Salah satunya adalah Dr. Fitra Arsil, Pakar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia. Beliau yang akan mengkongklusi masukan-masukan yang ada”.
Selain itu “CEO LAZ Forum bertujuan untuk mengokohkan tiga fokus FOZ yaitu: memperkuat kapasitas kelembagaan melalui sertifikasi Amil, memastikan gerakan zakat tumbuh di masyarakat, dan memperkuat kolaborasi antar anggota FOZ” ujar Bambang.

Gubernur DKI Jakarta H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D sebagai Pembicara Kunci, mengawali paparannya menguraikan tentang makna arsitektur yang dapat mempengaruhi perilaku lalu dengan analisis yang tajam mengaitkannya pada tema CEO LAZ Forum yaitu Menuju Arsitektur Baru Gerakan Zakat Indonesia.
“Kami Pemerintah Jakarta berterima kasih dan mengapresiasi peran LAZ. Mengapa, karena dengan pendayagunaan zakat yang baik oleh LAZ telah berperan membantu pengentasan kemiskinan perkotaan khususnya Jakarta yang semestinya ini adalah tugas pemerintah Jakarta. Gerakan masyarakat ini akan kami dukung” ujar Anis.
Hal senada disampaikan Prof. Agus Sartono Deputi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK bahwa “LAZ sebagai komplemen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan penciptaan lapangan baru”.
Ulama Besar Indonesia KH. Abdullah Gymnastiar yang akrap disapa Aa Gym mengingatkan dan menasehati para peserta, bahwa sebagai seorang Amil harus menjalankan perannya dengan amanah sehingga semakin dekat dengan Allah “Tugas utama Amil adalah membuat pengelola zakatnya semakin dekat dengan Allah, membuat penyalur zakatnya semakin dekat dengan Allah, dan membuat penerima zakatnya semakin dekat dengan Allah.
Hadir pula dalam pembukaan dan paparan materi orang-orang penting dalam dunia perzakatan Indonesia yaitu: Ahmad Juwaini dari KNKS, Yusuf Wibisono Pakar Tata Negara UI, Nana Mintarti Komisioner BAZNAS, Ustadz Yusuf Mansur Ulama, Taufik Ismail Penulis Puisi, dan BAZIS DKI.
CEO LAZ Forum selain menampung aspirasi Pimpinan LAZ se-Indonesia, disepakati Protokol Bersama Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan Lembaga Anggota Forum Zakat, Joint Protocol Kebencanaan, dan Joint Protocol Collaboration FOZ for Poverty Reduction. Agenda lain yaitu penyerahan 24 Surat Keputusan Keanggotaan FOZ terhadap LAZ yang baru bergabung, dan penandatanganan 30 Program Kolaborasi antar anggota FOZ sebagai implementasi Joint Protocol Collaboration FOZ for Poverty Reduction.

Direktur LAZ As Salaam Jayapura Mohamad Huri, S.KM., M.Kes yang hadir dalam agenda penting para pimpinan LAZ tersebut turut menandatangani 1 perjanjian kerjasama bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) dalam Program Pembangunan Shelter untuk pengungsi Wamena dan Program Mustahik Daerah 3T di Papua.
