Senyum Guru Dan Murid SD 2 Kayangan Lombok Utara

KAYANGAN LOMBOK UTARA. Gempa bumi 7.0 SR yang mengguncang bumi seribu masjid (5/8), meluluhlantakkan ribuan bangungan berupa rumah, sekolah, dan bangunan lainnya. Diantara bangunan sekolah yang runtuh adalah SD 2 Kayangan di Desa Selengen Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara.

Pasca gempa bumi, proses kegiatan belajar mengajar berlangsung didalam tenda darurat. Guru dan murid SD 2 Kayangan melakukannya dengan semangat meskipun dengan segela keterbatasan sarana dan prasarana yang mereka miliki.

Direktur LAZ As Salaam Jayapura Mohamad Huri, S.KM., M.Kes mengatakan bahwa LAZ As Salaam Jayapura berkomitmen untuk berperan aktif dalam membangun kembali Lombok. Diantara komitmen pembangunan tersebut adalah membangun kembali Hunian Sementara (Huntara), Masjid Sementara (Mastara), dan Sekolah Sementara (Setara).

Melalui Program Bangun Kembali Lombok, LAZ As Salaam Jayapura bersama dan bergotong royong dengan wali murid, masyarakat dan mitra membangun Sekolah Sementara (Setara) SD 2 Kayangan dan membangun kembali semangat guru dan siswa-siswa untuk meneruskan proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di dalam tenda darurat. Pada (9/10), Setara berukuran 7×8 meter berhasil dibangun. Resmi pada (10/10) Setara digunakan dalam proses belajar mengajar untuk 76 siswa. Senyum guru dan murid SD 2 Kayangan pun kembali mengembang.

“Kepada LAZ As Salaam Jayapura, JSIT Wilayah Papua dan Sahabat Peduli Lombok kami haturkan banyak terima kasih atas bantuan kepada sekolah kami yang selama ini anak-anak kami harus sekolah dan belajar di bawah tenda terpal. Tentunya bantuan ruang kelas ini akan memberikan kenyamanan kepada anak anak kami” tutur Khoirul Baihaqi seorang Guru SD 2 Kayangan.

Selanjutnya, Khoirul mendo’akan, semoga Allah memberikan segala kemudahan kepada bapak ibu Pengurus Yayasan As Salaam Jayapura. (Yos)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*