LAZ As Salam Jayapura Bantu Pak Aklin Temukan Keluarganya DiPalu

PALU. Gempa 7.7 SR yang diikuti tsunami di Palu, Sigi dan Donggala Sulteng yang terjadi (28/9) banyak menimbulkan korban. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 3 Oktober 2018 jam 13.00 tercatat 1.407 orang meninggal dunia, 2.549 orang luka berat, 113 orang hilang, 152 orang tertimbun, 70.821 orang mengungsi, dan 65.733 rumah rusak.

Pasca gempa dan tsunami, banyak masyarakat yang melaporkan ke pihak berwajib untuk mengadukan kehilangan kontak dengan keluarganya. Pak Aklin (48) yang bersomisili di Palopo Luwu Utara ayah dari Hasna (27) yang berdomisili di Kota Jayapura Papua adalah sebagian masyarakat yang kehilangan kontak dengan 6 orang anggota keluarganya di Palu. 6 anggota  keluarganya yaitu anak, adik, dan keponakan yang bernama Muh. Arif (47), Hj. Tasse (45), Muh. Tasrif (29), Sriwati (24), Sukmawati (19), dan M. Fatur Rizki (17).

Enam hari pasca gempa dan tsunami, Rabu (3/10) selepas sholat maghrib jam 18.30 Pak Aklin (48) memberanikan diri untuk mencari anggota keluarganya. Berangkat menuju Palu menggunakan kendaraan darat dan tiba di Palu hari Kamis (4/10) jam 19.00. Perjalanan yang cukup jauh dan lama yaitu lebih dari 24 jam.

Setibanya di Palu, Pak Aklin (48) bergegas mencari keberadaan 6 orang anggota keluarganya. Alhamdulillah, 6 anggota keluarganya ditemukan dalam keadaan selamat. Pak Aklin (48) sangat senang dan mengucap syukur kepada Allah atas keselamatan keluarganya dan mengucapkan terima kasih kepada LAZ As Salaam Jayapura atas bantuannya.

Setelah seluruh anggota keluarganya ditemukan, Pak Aklin (48) berencana mengajak seluruh anggota keluarganya  korban gempa dan tsunami tinggal sementara di Palopo Sulawesi Selatan karena rumah dan harta benda lainnya hancur dan hilang. (Yos)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*